PENGARUH KELUARGA TERHADAP JUVENILE DELINQUENCY MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK PADA PESERTA DIDIK

Mulyani -, Mirnawati Isliana

Sari


Pengaruh keluarga sangat dominan dalam menentukan pilihan remaja (siswa) dalam bersosialisasi di mana kalau pengaruhnya positif akan berperilaku positif tetapi sebaliknya jika pengaruhnya negatif akan berperilaku negatif. Perilaku negatif yang sering dilakukan di sekolah misalnya, bolos pada jam pelajaran, tawuran antar sekolah/berkelahi dengan teman, sudah mengenal lawan jenis, sudah bisa mengakses video/gambar porno. Dari perilaku – perilaku diatas kalau dibiarkan dapat membentuk suatu perilaku pada juvenile delinquency (kenakalan remaja) sehingga diperlukan suatu layanan untuk menanggulangi terjadinya juvenile delinquency (kenakalan remaja) berupa layanan bimbingan kelompok dan layanan informasi mengenai pengaruh keluarga terhadap juvenile delinquency.Populasinya siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Randudongkal sejumlah 315 dan Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 13% dari jumlah populasi yang berjumlah 315 peserta didik = 40 peserta didik kelas VIII yang dipilih melalui teknik purposive sample. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode angket sebagai metode utama dalam penelitian ini, metode angket untuk memperoleh data tentang perkembangan biologis serta pembentukan konsep diri. Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan uji t-test yaitu berupa pemberian pre-test untuk mengetahui pemahaman anak mengenai juvenile delinquency kemudian diberi layanan berupa layanan bimbingan kelompok. Untuk melihat hasil dari layanan bimbingan kelompok siswa diberi post-test, ternyata siswa cukup berpengaruh dengan layanan yang diberikan. Hasil perhitungan statistik pada uji t-test diperoleh 6,01 kemudian dikonsultasikan ke t0,05 dengan harga ttabel = 2,04 serta dk = 40 adalah 6,01 ini terlihat bahwa thitung > ttabel atau 6,01 > 2,04 sehingga hipotesis diterima yaitu ada pengaruh keluarga terhadap juvenile delinquency melalui bimbingan kelompok pada peserta didik kelas VIII  SMP N 2 Randudongkal.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh keluarga terhadap juvenile delinquency melalui bimbingan kelompok. Saran dalam penelitian ini adalah agar guru BK dapat memberikan konseling secara periodik mengenai juvenile delinquency (kenakalan remaja) berupa layanan bimbingan kelompok.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.