PENERAPAN PANDUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Muhammad Arif B S, Sukoco Kasidjan Wirjosoehardjo, Hanung Sudibyo

Sari


Urgensi dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman guru bimbingan dan konseling terhadap panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling serta untuk mengetahui hasil penerapan panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling. Perumusan masalah dijabarkan menjadi: (a) Bagaimana tingkat pemahaman guru bimbingan dan konseling terhadap panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling di MGBK SMP Kota Tegal?, (b) Bagaimana hasil penerapan panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling di MGBK SMP Kota Tegal?. Jenis metode penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi angket, observasi dan studi dokumenter. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus persentase yaitu dengan cara skor yang diperoleh dibagi dengan skor total dikalikan 100%. Hasil penelitian menggunakan pengumpul data angket diperoleh persentase sebesar 93,80 % yang berarti guru BK memahami panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa guru BK memahami dan mampu menerapkan panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling dalam tugasnya memberikan pelayanan kepada peserta didik.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.