PROSES PEMEROLEHAN SEMANTIK ANAK USIA 1-2 TAHUN DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA

Alfi Nurlaela, leli Triana, Agus Riyanto

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan bahasa pada anak usia 1-2 tahun di desa Ciduwet, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes pada ranah semantik dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Wujud data penelitian ini berupa tuturan atau ujaran anak usia 1-2 tahun. Teknik penyediaan data yang digunakan pada penelitian ini metode simak dan teknik yang digunakan teknik bebas libat cakap dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu. Teknik penyajian hasil pada penelitian ini menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini menunjukkan pemerolehan bahasa anak usia 1-2 tahun memiliki lima objek penelitian, sebagaimana setiap objek memiliki data yang berbeda dapat disimpulkan bahwa pemerolehan bahasa pada anak usia 1-2 tahun memperoleh bahasa dengan empat tahap yaitu tahap penyempitan makna, tahap generalisasi berlebih, tahap medan semantik dan tahap generalisasi. Data yang ditemukan dengan tahap penyempitan makna (dua tuturan), tahap generalisasi berlebih (tiga tuturan), sedangkan tahap medan semantik dan tahap generalisasi tidak ditemukan data, karena penelitian ini hanya meneliti anak usia 1-2 tahun.  Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan pada pembelajaran di SMA, khususnya kelas X semester gasal dengan materi memahami isi makna kebahasaan teks biografi. Saran pada penelitian ini untuk penelitian selanjutnya supaya terus meningkatkan penelitian terutama di bidang bahasa khususnya pemerolehan bahasa pada anak.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.