PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD PADA MATERI-MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN

Suratini -

Sari


Kurikulum 2013 belum sepenuhnya dapat dilaksanakan. Kebiasaan lama, guru sebagai pusat kegiatan pembelajaran masih belum hilang. Guru masih mendominasi proses pembelajaran. Guru masih berorientasi bahwa buku adalah sumber belajar yang utama. Akibatnya, peserta didik kurang aktif berinteraksi sebagai subjek belajar. Akibat lebih jauh lagi, peserta didik tidak memahami materi pembelajaran dan hasil belajar tidak maksimal/rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Problem Based Learning berbantuan LKPD dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA tentang Pencemaran Lingkungan. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam 2 siklus. Pada setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi oleh kolaborator, dan refleksi. Data hasil belajar peserta didik meliputi nilai Uji Kompetensi di setiap siklus. Dari hasil tindakan diperoleh nilai rata-rata semakin meningkat dari pra siklus, siklus I dan siklus II berturut-turut: 73,6; 81,20; dan 84,10. Ketuntasan klasikal  62,5%; 84,38%; dan 87,50%. Hasil pengamatan observer pada aktivitas peserta didik menunjukkan kenaikan dari pra siklus, siklus I, dan Siklus II, yaitu: 57,81; 80,31; dan 89,06. Dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA peserta didik.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.