PENERAPAN TEKNIK INFORMATION GAP DALAM PELAJARAN BAHASA INDONESIA POKOK BAHASAN KETERAMPILAN MENYAMPAIKAN INFORMASI

Eliyasma -

Sari


Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa yang disebabkan oleh kurangnya kemauan berlatih berbicara di kelas maupun di luar kelas. Alasan yang logis adalah pendekatan tersebut berusaha mengembalikan bahwa fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsi perubahan perilaku belajar siswa dalam menyampaikan informasi setelah diberikan tindakan pembelajaran menyampaikan informasi dengan teknik information gap. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Dalam setiap penelitian tindakan, termasuk penelitian tindakan kelas, terdapat 4 aspek pokok, yaitu: (1) penyusunan rencana; (2) tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Berdasarkan data yang diperoleh penelitian ini mengalami peningkatan setelah mengikuti pembelajaran menyampaikan informasi dengan teknik information gap. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil tes keterampilan menyampaikan informasi siklus I dan siklus II yang mengalami peningkatan. Hasil nilai rata-rata kelas pada siklus I sebesar 68,30 berada pada kategori cukup. Hasil nilai rata-rata siswa pada siklus II sebesar 81,11 berada pada kategori baik. Selisih nilai rata-rata antara siklus I dan siklus II sebanyak 12,81. Jadi, peningkatan keterampilan menyampaikan informasi antara siklus I dan siklus II sebesar 18,75%.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.