PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XII MELALUI BUDAYA LITERASI PADA MATERI DIMENSI TIGA

Achmad Rusdiantoro

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini siswa kelas XII MIPA SMA Negeri 6 Semarang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, implementasi, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas pada siklus I 78.14 serta persentase ketuntasan klasikal 62% belum mencapai persentase ketuntasan KKM secara klasikal yang ditentukan yaitu 80% dan berdasarkan lembar kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I mencapai skor 1235 dengan persentase penilaian 65.15% dengan kriteria sedang dan siklus II kemampuan berpikir kritis siswa mencapai skor 1462 dengan persentase 77.27%, dengan kriteria tinggi dan nilai rata-rata kelas 86.54 dengan persentase ketuntasan klasikal pencapaian KKM sebesar 95% telah melebihi yang ditentukan yaitu 80 % ini berarti menunjukkan bahwa tingkat penguasaan materi oleh siswa sudah tercapai. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan membudayakan literasi dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan hasil belajar pada kompetensi dimensi tiga bagi Siswa Kelas XII- MIPA SMA Negeri 6 Semarang Tahun Pelajaran 2018/2019.

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.