PENDEKATAN METODE TAJADIS PADA KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN PROSES PEMILU DAN PILKADA

Sarip -

Sari


Hasil belajar siswa pada pelajaran PKn pada kompetensi dasar menjelaskan proses pemilu dan pilkada kurang maksimal. Terlihat dari hasil evaluasi pembelajaran PKn sebagian besar siswa masih belum mencapai KKM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui metode TAJADIS. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dan dirancang dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Melalui metode TAJADIS dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Hal ini dibuktikan dari perolehan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Pada kondisi awal, aktivitas siswa dalam pembelajaran berada pada kriteria kurang aktif, pada siklus I persentase aktivitas belajar siswa sebesar 62% (kriteria cukup aktif) dan pada siklus II persentase aktivitas siswa sebesar 87% (sangat aktif). Melalui metode TAJADIS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut dapat diketahui sebagaimana nilai tes yang telah diukur peneliti dengan indikator ketuntasan belajar klasikal pada kondisi awal hanya sebesar 35%, pada siklus I mencapai 40%, dan pada Siklus II meningkat menjadi 90%.


Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.