MEMBANGUN PRESTASI SEKOLAH MELALUI BENCHMARKING TAMOKOSPA: STUDY KASUS SMKN 08 SEMARANG

Ummi Rosydiana

Sari


Best Practice ini dilatarbelakangi oleh persoalan yang kompleks, antara lain SMK Negeri 8 Semarang merupakan satu-satunya SMK negeri di Kota Semarang yang belum memiliki sertifikat ISO. Selain itu, dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan belum tersusun secara lengkap. Hal itu terlihat dari dokumen evaluasi belajar dan penilaian yang belum diadministrasikan dengan lengkap. Begitu pula dengan kondisi dan karakteristik siswa yang sebagian besar memiliki nilai UN di bawah standar mutu sekolah. Untuk membentuk sekolah yang berprestasi, permasalahan yang ada perlu segera diatasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan strategi “Tamoko Spa” (Tanggap Masalah, Motivasi, Komunikasi dan Spiritual) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dalam empat langkah, yaitu tanggap masalah, motivasi, komunikasi dan spiritualitas. Adapun dampak dari strategi Tomoko Spa adalah (1) siswa antusias dalam belajar, (2) mampu menggerakkan  guru untuk menerapkan pembelajaran inovatif, (3) bagi sekolah adalah diminati masyarakat, dipercaya stakeholder, rujukan sekolah lain dan mendapat bantuan dari pemangku kepentingan.


Kata Kunci


Tomoko Spa; Strategi Mengelola Sekolah

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.