MODEL MANAJEMEN PELATIHAN TIK “DFH (DARING FROM HOME)” GURU SMA NEGERI DI KOTA SEMARANG

Joko Sulistiyono

Sari


Pengembangan model manajemen pelatihan TIK “DFH (Daring From Home)” guru SMA Negeri di Kota Semarang adalah model pelatihan berbasis online untuk meningkatkan kompetensi TIK guru SMA Negeri di Kota Semarang dalam menunjang layanan pendidikan di tengah pandemi covid-19, di mana guru melaksanakan pelatihan online di rumah sesuai dengan protocol covid-19, yaitu physical distancing dan social distancing. Tujuan pengembangan model manajemen pelatihan TIK “DFH (Daring From Home)” agar semua guru SMA Negeri di Kota Semarang dapat mengajar jarak jauh yang notabene harus menggunakan teknologi. Model pelatihan daring online diharapkan mampu mempercepat proses transfer pengetahuan, keterampilan, dan perilaku guru yang membutuhkan bantuan teknologi informasi secara cepat, efisien, dan fleksibel tanpa mengurangi esensi model pelatihan yang ada di kelas tradisional (klasikal). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan teknik pengumpulan data secara wawancara, angket, dokumentasi, dan tes. Uji coba model pelatihan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Teknik analisis kuantitatif dengan deskripsi kuantitatif untuk mengetahui kualitas pelaksanaan pelatihan dan untuk mengetahui keefektifan model dengan analisis statistik kuantitatif, yaitu uji t. Dari hasil analisis dengan uji t ini terdapat perubahan atau peningkatan kemampuan guru setelah diberikan pelatihan, sehingga dapat disimpulkan bahwa model manajemen pelatihan TIK “DFH (Daring From Home)” efektif meningkatkan kompetensi TIK guru SMA Negeri di Kota Semarang.

Kata Kunci


model manajemen pelatihan TIK, DFH (Daring From Home), Research and Development (R&D), kompetensi TIK, guru SMA Negeri Kota Semarang

Teks Lengkap: PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.